Berita Terkini :
Showing posts with label OKU. Show all posts
Showing posts with label OKU. Show all posts

Sejumlah Pos Polisi di OKU Kembali Difungsikan

Sejumlah Pos Polisi di OKU Kembali Difungsikan
PALKOMINFO, BATURAJA - Sejumlah pos polisi yang selama ini sempat terlantar alias tidak dijaga. Sejak sepekan terakhir sudah mulai berfungsi kembali. Kasat Lantas Polres OKU Kasat Lantas Polres OKU, AKP Tommy BS didampingi Kasubag Humas Polres OKU yang dikonfirmasi Sripoku.com Jumat (12/10/2012) mengatakan semua pos polisi di Kota Baturaja kini sudah dijaga dari pagi hingga malam. 

Penulis : Leni Juwita
Editor : Sudarwan

Hujan Turun, Harga Sayur Pun Turun

Hujan Turun, Harga Sayur Pun Turun
PALKOMINFO, BATURAJA - Meskipun hujan baru beberapa kali turun namun dampaknya mulai terasa. Harga sayur mayur mulai turun.

Pantauan Sripoku.com di Pasar Baru Baturaja, Jumat (12/10/2012), harga sayur mayur harian seperti bayam, kangkung dan sayur mayur lainnya mulai turun.

Bayam yang sebelumnya berkisar Rp S.000 per ikat turun menjadi Rp 2.000 per ikat.

Kangkung biasanya Rp 3.000 hingga Rp 4.000 ikat turun menjadi Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per ikat.

Kurang dari 2 menit, TNI Berhasil Rebut Jembatan Komering

TNI Berhasil Rebut Jembatan Komering
PALKOMINFO, MARTAPURA – Setidaknya kurang dari 2 menit TNI-AD berhasil merebut kembali Jembatan Komering Martapura, OKU Timur, yang dikuasai musuh. Baku tembak pun mewarnai proses penyerangan jalur utama tersebut. Dengan sigap pasukan TNI-AD terus meringsek maju memukul mundur lawan.

Inilah adegan dalam latihan gabungan, kemarin (29/8) di Martapura, OKU Timur. Sebelumnya, sekitar pukul 05.00 WIB hingga pukul 06.15 WIB, sebanyak 340 personel dari Linud 501 Madiun melakukan latihan terjun payung menggunakan enam pesawat Herkules. “Untuk latihan terjun payung berjalan lancar,” kata Kapendam II Sriwijaya Kolonel Arm Jauhari Agus SSIP.

Dikatakannya, pasukan terus bergerak merebut kembali Jembatan Komering Martapura yang sebelumnya dikuasai musuh. “Dalam kondisi yang diperlukan, pasukan melakukan penyeberangan basah. Tapi jika bisa menggunakan tali, maka langkah tersebut dilakukan,” katanya yang menyebutkan, khusus untuk terjun payung di Desa Lingkut Kotabaru, Martapura, dilakukan satu Batalion yang berjumlah 340 personel. Operasi utama adalah merebut basis utama yang diduduki musuh, yakni OMIBA.

Latihan puncak TNI-AD melibatkan Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur, Satuan Teritorial, dan Satuan Bantuan Administrasi Daerah seluruh daerah militer Indonesia. Latihan tempur ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan TNI setiap tahun. “Tujuannya, untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, baik dari sisi teknis maupun taktis,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dari jumlah pasukan yang melakukan terjun payung tersebut dibagi menjadi dua. Di antaranya, serangan ke arah kiri untuk merebut kembali jembatan yang tengah dikuasai musuh, serangan ke arah kanan untuk merebut Lapangan Terbang Gatot Subroto Way Kanan Lampung. Setelah berhasil, pasukan bergabung dengan pasukan yang sebelumnya telah tiba.
Pantauan di lapangan, latihan TNI-AD ini menjadi pusat perhatian warga. Terlebih, saat melakukan perebutan kembali Jembatan Komering. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, dalam proses penyerangan ke arah jembatan tersebut warga hanya melihat dari kejauhan.

Sapi Terlahir Berkepala Dua

Sapi Terlahir Berkepala Dua
PALKOMINFO, MARTAPURA – Warga Desa Tulung Harapan, Kecamatan Semendawai Timur, dihebohkan dengan kejadian aneh dan di luar akal sehat. Seekor sapi lahir dengan kepala dua. Sayangnya, sapi aneh ini hanya mampu bertahan dua jam. “Sebelum melahirkan, induk sapi ini tak ada keanehan sama sekali, sama seperti sapi mengandung lainnya,” ujar Jitan (45), warga Tulung Harapan.Dikatakannya, dirinya sendiri sempat kaget saat melihat sapi yang dilahirkan berkepala dua. “Anehnya lagi, kepala yang satu malah sudah ada giginya, sedangkan yang satu lagi belum ada giginya,” katanya. Induk sapi, lanjutnya, sempat pingsan sejam setelah melahirkan anaknya yang berbobot 8 kg tersebut. “Saya juga kebinggunan dan merasa tidak percaya dengan kejadian yang bisa dibilang aneh ini,” ujarnya.Sementara Yasmanto (40), warga setempat menambahkan, selama dirinya hidup baru kali ini melihat ada sapi yang mempunyai satu badan dan dua kepala. ”Kejadian ini sunguh luar biasa dan di luar akan sehat,” katanya. (asa/ce5)

Mobdin Wabup Nyaris Tabrakan

Mobdin Wabup Nyaris Tabrakan
PALKOMINFO, BATURAJA – Wakil Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, nyaris menjadi korban kecelakaan setelah mobil patroli jenis Ford milik Pemkab OKU nopol BG 91 FZ yang dikemudikan oleh staf Satpol PP OKU, bertabrakan dengan Daihatsu Grand Max warna biru nopol T 1256 DE. Awalnya mobil dinas (mobdin) Mitsubishi Fajero warna hitam nopol BG 1373 Z, yang ditumpanginya berada di belakang mobil patroli, namun sopir berhasil membuang setir ke kiri dan nyaris menabrak mobil patroli.
Saat kejadian, Selasa (28/8) lalu, sekitar pukul 15.30 WIB. Rombongan kendaraan dinas patroli dan mobdin wabup yang dikendarai sopirnya beriringan di jalan lintas Sumatera, Desa Padang Bindu. Tiba-tiba dari arah berlawanan yakni dari arah Kota Baturaja menuju Kabupaten Muara Enim muncul sebuah mobil jenis Grand Max warna biru T 1256 DE yang dikemudikan oleh As (39), warga Blok Weringin, Kabupaten Cirebon.
Diduga hendak menyalip kendaraan yang berada di depannya. Akibatnya tabrakan tak terelakkan. Kedua kendaraan tersebut ringsek di bagian depan. Akibat insiden tersebut diketahui seorang penumpang mobil Grand Max mengalami luka ringan.
Kapolres OKU AKBP Drs H Azis Saputra melalui Kasat Lantas AKP Tommy Bambang Souissa SIk, didampingi Kasubag Humas AKP Maman Sumantri saat dikonfirmasikan membenarkan adanya lakalantas tersebut. “Masing-masing kendaraan yang terlibat lakalantas sudah diamankan termasuk sopir Grand Max, juga sudah kita mintai keterangannya,” kata Maman didampingi Kanit Laka Ipda Bastari.(mg3/JPNN)

Wisata Alam Danau Ranau

Pemandangan danau dan alam yang disuguhkan, tempat wisata yang cukup menarik, benar-benar membuat danau ranau ini menjadi salah satu tempat wisata kebanggaan masayarakat Sumatera Selatan. Sebenarnya danau ranau juga bisa dinikmati dari Lampung, karena secara geografis danau ini terletak di perbatasan Kabupaten OKU Selatan Propinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Lampung Barat Propinsi Lampung. Tapi danau ranau akan tetap terasa jauh lebih indah dan terlihat lebih komersil ketika dinikmati dari Pusri ataupun Banding di OKU Selatan.

Danau ranau itu sendiri terletak di kecamatan Banding Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Danau ini tercipta dari hasil gempa besar dan juga letusan vulkanik dari gunung berapi. Luas dari danau ranau sendiri adalah 8x16 km dengan kedalaman maksimum 229 meter. Dan kini, sisa dari gunung berapi tersebut menjadi gunung seminung yang berdiri kokoh di tepi danau. Selain dari keindahan danau yang ditawarkan, disini pula kita bisa menikmati pesona alam yang memukau mata.

OKU Selatan adalah sebuah kabupaten yang terkenal dengan perbukitannya. Jadi, di sepanjang daerah OKU Selatan, kita akan disuguhi oleh bukit-bukit besar dan tinggi yang menjulang. Sensasi ketika dijalan pun akan semakin terasa karena ruas jalan yang berkelok-kelok, dengan ruas jalan yang terbagi antara bukit dan sungai. Disarankan, bagi kalian yang baru belajar menyetir mobil, untuk tidak menterir mobil ketika sudah berada di kabupaten OKU Selatan. Karena selain jalan yang berkelok-kelok, jalan disini pula sangat sempit.

Pada dasarnya tempat wisata danau ranau ini sudah cukup apik, sudah cukup bagus dan memuaskan siapa saja yang berkunjung ke tempat ini. Dan yang membuat saya kagum disini adalah kebersihan lingkungannya. Nuansa alam yang hijau bener-bener terasa sejuk dimata tanpa adanya sampah-sampah yang berserakan, semoga hal ini bisa terus dijaga. Semoga kedepannya wisata danau ranau ini banyak melakukan pembenahan, seperti harapan dan saran yang sudah saya kemukakan diatas. Supaya danau ranau bisa bener-bener menjadi wisata impian untuk semua orang, semua masyarakat Indonesia.

Pesona danau ranau sendiri bisa dilihat dari dua tempat, yaitu di Pusri dan di Banding. Hanya saja, banyak pengunjung yang lebih memilih untuk menikmati pesona danau ranau di Pusri, karena tempatnya lebih nyaman dan juga lebih dekat dengan gunung seminung. Pusri pun lebih komersil dibandingkan Banding, karena di Pusri terdapat penginapan dan juga berbagai macam pernak pernik seperti banyak tempat makan dan toko oleh-oleh yang tidak akan ditemukan di Banding. Karena itu, untuk bisa masuk ke Pusri pun kita harus merogoh kocek yang lebih dalam.

Selain pesona dari danau ranau itu sendiri, ada beberapa tempat wisata yang bisa kita kunjungi disini. Diantaranya adalah pemandian air panas, pulau marisa dan juga air terjun subik. Semua tempat wisata tersebut berada di kaki gunung seminung, dan untuk bisa mencapainya kita pun harus menyewa kapal. Tarif yang ditawarkan pun wajar dan murah, Rp 130.000,- per satu kapal. | dhe_bie

Petugas Kebersihan OKU Timur Kerja Keras

MARTAPURA - Meski kondisi cuaca di Kabupaten OKU Timur, Sabtu (16/6/2012) siang panas terik, namun petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Keindahan Pasar (DKKP) OKU Timur tetap melakukan pembersihan badan jalan. Meski hanya sehelai daun berada diatas tanah langsung dibersihkan.

Suhartini (36), seorang petugas DKKP OKU Timur terlihat berjalan menyusuri ruas Jalan Merdeka, Kota Martapura untuk memungut sampah baik daun maupun plastik yang berserakan dipinggir jalan. Dari 100 meter ruas jalan yang telah dilaluinya, sekop pemungut dan tempat sampah yang dipegangnya hanya berisi sedikit sampah.

Ketika ditemui Sripoku.com, Sabtu (16/6/2012), Suhartini mengaku sudah menjalani profesi tersebut sejak beberapa tahun terakhir. Meski panas terik kata dia, tugas yang dibebankan kepadanya tetap harus dilaksanakan.

“Ini tugas, lagi pula saya sangat menikmati pekerjaan ini. Piala Adipura yang diraih OKU Timur sejak beberapa tahun terakhir merupakan kerja keras kami. Beban kami akan semakin berat jika Piala Adipura lepas,” kata Suhartini sambil mengais sampah yang ada di hadapannya.

Penulis : Evan Hendra
Editor : Soegeng Haryadi

Kesadaran Bayar Pajak Warga OKU Timur Baru 70 Persen


MARTAPURA – Baru 70 persen wajib pajak di Kabupaten OKU Timur yang melunasi pajak kendaraan.

Hal itu menurut Kepala UPTD Dispenda Samsat Provinsi Sumatera Selatan di OKU Timur, Benny Agustianto, Jumat (22/6/2012), tergolong masih rendah dibandingkan 15 kabupaten/kota yang ada Sumsel.

“Dari keseluruhan wajib pajak yang terdaftar di Kantor Samsat ini, baru sekitar 70 persen yang melunasi pajak,” ungkapnya.

Sedangkan untuk peringkat lanjut Benny, Kabupaten OKU Timur berada di peringkat ke-12 dari kabupaten lain di Sumatera Selatan. Sedangkan jumlah kendaraan yang saat ini terdaftar saat ini sebanyak 152.695 kendaraan.

“Namun jumlah tersebut belum bisa dipastikan karena masih banyak kendaraan yang tumpang tindih,” katanya.

Penulis : Evan Hendra
Editor : Soegeng Haryadi

Harga Karet Turun Drastis


Petani karet di Kabupaten OKU Timur mulai galau menyusul turunnya harga karet hingga Rp 7.000 per kilogram dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, harga karet sempat stabil hingga Rp 16 ribu per kilogram.

“Kalaupun turun biasanya tidak pernah di bawah Rp 13 ribu per kilo, namun sejak beberapa bulan terakhir harga karet benar-benar anjlok. Para petani mulai kebingungan menyikapi turunnya harga karet ini,” ujar Mustaji (42) petani karet asal Desa Mayakin Kecamatan Madangsuku I, kepada Sripoku.com, Rabu (20/6/2012).

Menurut Mustaji, tidak ada yang mengetahui penyebab turunnya harga karet tersebut bahkan penurunan harga karet terkesan seperti main-main karena pengepul tiba-tiba menurunkan harga karet hingga Rp 7.000 dengan alasan tidak jelas.

“Pengepul mengatakan harga karet turun karena pabrik memang sedang menurunkan harganya,” kata Mustaji menirukan ucapan pengepul.

Penurunan harga karet tersebut lanjut Mustaji, membuat perekonomian masyarakat goyah. | SRIPOKU.COM

Penulis : Evan Hendra
Editor : Sudarwan