Berita Terkini :
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Striker Lebanon Lamar SFC

Striker Lebanon Lamar SFC
PALKOMINFO, PALEMBANG-Dua striker dari Liga Utama Lebanon mengajukan lamaran ke Sriwijaya FC. Dua pemain tersebut yakni Tarek Al Ali dan satu lagi Moha, pemain asal Brazil yang sudah dinaturalisasi Lebanon.

"Kita mendapatkan tawaran dari agen dan nanti akan kita pelajari serta lihat bagaimana permainannya," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin kepada Sripoku.com Minggu (16/9/2012).

Jika berkualitas, bisa jadi salah satu kedua pemain ini akan direkrut menyusul belum ada kabar dari Lim Jun Sik."Kita lihat, karena kami harus mencari alternatif Lim benar-benar memutuskan tidak lagi bersama SFC, artinya kami memperkuat lini serang," jelas Hendri.

Kendati demikian manajemen akan berkoordinasi lebih dulu dengan pelatih, bagaimana saat ini tentang kebutuhan tim. Karena secara teknis rekomendasi dari pelatih adalah hal yang utama bagi manajemen."Rekomendasi pelatih ada kebutuhan tim dan kami mengutamakan kebutuhan tim," jelasnya.

Kendati demikian, belum diketahui bagaimana kualitas kedua pemain ini, karena tidak ada data yang menguatkan tentang rekam jejak keduanya. Memang ada beberap cuplikan permainan kedua striker ini, tetapi tidak cukup bukti untuk mengambilnya.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Hendra Kusuma

Keith Jerome "Kayamba" Gumbs, Ingin Pensiun Musim depan

Keith Jerome "Kayamba" Gumbs, Ingin Pensiun Musim depan
PALKOMINFO, PALEMBANG - Striker Sriwijaya FC, Keith Jerome "Kayamba" Gumbs ingin mengakhiri karier sebagai pemain sepak bola profesional musim depan. Oleh karena itu, talenta asal St Kitts and Nevis tersebut berharap bisa mengukir prestasi manis di penghujung kariernya. "Musim depan (2012/2013, red) akan jadi musim terakhir saya mau jadi pemain sepakbola," bilang pemilik jersey 17 tersebut, kemarin, (23/8).

Lantas kemana Kayamba akan berlabuh? Belakangan dia sempat dikait-kaitkan dengan klub promosi Indonesia Super League (ISL) Barito Putera Banjarmasin, Persisam Putera Samarinda, serta Pelita Jaya Karawang. "Sebenarnya saya terus mau berkarier dengan Sriwijaya dan saya mau habis kariernya di Sriwijaya. Tapi sepertinya ada yang berusaha menyingkirkan saya dari Sriwijaya" lanjut kelahiran, 11 September 1972.

Pilihan Kayamba untuk memprioritaskan bertahan di Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) bukan tanpa alasan. Selain sudah mempersembahkan banyak gelar (di antaranya juara liga Indonesia 2007 dan ISL 2011/2012), dia juga merintis karier sepak bola di Indonesia bersama tim Bumi Sriwijaya.
Sayang, niat Kayamba buat akhiri karier bersama Sriwijaya banyak batu sandungan. Sampai sekarang manajemen Sriwijaya belum menyodorkan kontrak baru. Lagipula mereka sudah membidik beberapa nama pemain asing berposisi penyerang. Sebut saja Alberto "Beto" Goncalves dan Herman Dumafo Epandi.
"Sampai sekarang saya belum dihubungi manajemen Sriwijaya. Saya belum tahu apakah masih diperpanjang kontrak atau tidak. Saya juga tidak tahu kalau manajemen bilang memprioritaskan saya didepan media namun dibelakang terus melakukan negoisasi dengan penyerang asing lain," tutur Kayamba.

"Tadi Thierry Gathuessi (defender Sriwijaya) BBM saya katanya manajemen suruh cari pemain asing untuk gantikan salah satu striker Sriwijaya. Saya sudah coba sms dan bbm manajemen beberapa kali dan tidak balas," tegas dia.

Kayamba juga menolak jika dikatakan materialistis. "Saya tidak pernah minta gaji terlalu tinggi. Kalau saya hanya mau main di Indonesia untuk mengambil uang saja, pasti musim lalu saya berjuang keras untuk ambil kontrak lebih banyak dari manajemen. Tapi kepentingan saya itu untuk bisa membantu sepak bola Indonesia maju terus," tukas dia.

Sementara itu, Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) mengaku tetap akan memprioritaskan Kayamba. “Sudah kami katakan dari awal Kayamba tetap akan jadi prioritas utama. Namun kami tidak akan menghalang-halangi jika dia akan pergi, kalau memang jadi keinginan pemain. Kami tidak punya hak menghalang-halangi pemain apabila kontrak sudah berakhir September mendatang,” timpal anggota DPRD Banyuasin ini.

City Datangkan Javi Gracia dengan Transfer Rp 240 Miliar

City Datangkan Javi Gracia dengan Transfer Rp 240 Miliar
PALKOMINFO, MANCHESTER - Manchester City dan Benfica dikabarkan sudah berjabat tangan untuk transfer Javi Garcia dengan nilai 16 juta pounds (sekitar Rp 240 miliar).

Bos City, Roberto Mancini, menyatakan gelandang berusia 25 tahun itu adalah target utama setelah kegagalan mendatangkan kapten kedua AS Roma, Daniele De Rossi.

PA
Garcia, diberitakan BBC, Jumat (31/8/2012), sudah terbang dari Lisbon ke Manchester untuk menjalani tes medis.

Dalam sepekan ini, "Manchester Biru" sudah mendapatkan bek muda, Matija Nastasic, dari Fiorentina dan bek sayap veteran Inter Milan, Douglas Maicon.

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Kompas.com

Minuman kaleng meledak, pemain tertawa

Minuman kaleng meledak, pemain tertawa
PALKOMINFO, Wasit Jerman Dr Felix Brych, menuai malu ketika memimpin pertandingan Bundesliga Jerman antara tuan rumah Hannover melawan Schalke yang berakhir 2-2, Rabu (29/8/2012) lalu. Karena wajah dan badannya basah kuyub setelah botol minuman yang mencoba dibukanya, mendadak meledak persis di wajahnya.

Kejadian ini bermula ketika Felix (37) menunggu tim medis Hannover membantu seorang pemain yang cedera di tengah pertandingan. Saat kesibukan itu, Felix mengambil botol minuman dari ofisial Hannover dan mencoba menenggaknya.

Tetapi wasit yang sarjana hukum ini ternyata sulit mengeluarkan air dari botol, dan ia meminta bantuan kiper Hannover, Ron-Robert Zieler. Ron menyarankan Felix agar menekan botol agar air bisa keluar.

Felix lantas lantas menekannya. Apa yang terjadi? Botol itu pecah, dan byuur….air pun semburat membasahi wajah Felix.

Malu dengan kejadian itu, Felix hanya tersenyum sementara beberapa pemain Schalke di dekatnya tertawa. Felix pun batal membasahi kerongkongannya, karena sudah harus cepat memimpin pertandingan.

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Tribunnews

Abdul Rahman Siap Bela SFC

Abdul Rahman Siap Bela SFC
PALKOMINFO, PALEMBANG - Keinginan Sriwijaya FC untuk merekrut defender lokal, Abdul Rahman Sulaeman musim depan akhirnya tercapai. Kepastian ini didapatkan setelah Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainuddin menyatakan deal dengan mantan pemain Semen Padang ini, Kamis (23/8/2012).

"Alhamdulillah, hari ini kita sudah deal dengan Abdul Rahman. Bahkan secepatnya akan kita rekomendasikan ke (Alfred) Riedl (Pelatih Timnas versi KPSI) untuk dijadikan salah satu pemain dari skuad timnas," jelasnya.

Menurut dia, sosok pemain asal Makasar ini dinilai cocok untuk menggantikan peran dari Nova Arianto yang kontraknya pada musim ini sudah tidak lagi diperpanjang. Meski pemain ini terbilang masih muda, namun prestasinya terbilang bagus. Pada SEA Games 2011 lalu, ia mendapatkan kepercayaan dari Rahmad Darmawan untuk memperkuat lini pertahanan Indonesia U-23. 

“Kita tertarik karena pemain ini memiliki skill dan kualitas yang tak kalah dari defender senior lainnya. Bahkan pada SEA Games 2011 kemarin ia terbilang sukses menghantarkan Indonesia menduduki posisi runner-up dan begitupun berhasil membawa Semen Padang menjuarai IPL (Indonesia Premier League),” katanya.

Penulis : Darwin Sepriansyah
Editor : Soegeng Haryadi

Harga Transfer Pemain Gila-gilaan

PALEMBANG - Kendati klub-klub di Indonesia sudah tidak lagi menggunakan dana APBD, namun bursa transfer untuk pemain asing terlihat gila-gilaan dilakukan beberapa klub mapan.

Harga mereka begitu melambung tinggi karena dikisaran Rp 1,5 miliar hingga menyentuh angka Rp 2 miliar. Striker Alberto Goncalves misalnya meminta Rp 2 miliar.

Kemudian beberapa striker yang naik daun seperti Dzumafo harganya mencapai Rp 1,5 miliar.

"Memang begitu, harga pemain gila-gilaan, meski klub tidak lagi diperbolehkan memakai APBD," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, Selasa (28/8/2012).

Menurut Hendri, naiknya harga striker asing yang tengah naik daun di Indonesia lebih kepada gilanya klub-klub yang memiliki kemampuan finansial bagus berbelanja pemain.

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Soegeng Haryadi

Tim Bandung Catat Waktu Terbaik Kelas Sprint

MUARAENIM - Tim Bandung mencatat waktu terbaik kelas sprint. Beda satu detik. Masing-masing catatan waktu terbaik, Kapinis-2 (01:07,48). Kapinis-1 Bandung 01:08,94. Sedang pencatat waktu terbaik ketiga BRC Boogie Banten (01:09,23). Tim tuan rumah Enim Jeram (01:19,41).

Kelas ini diikuti 14 tim menempuh jarak 200 meter jeram bebatuan di lokasi Wisata Air TerjUn Bedegung, Muaraenim, SumaTera Selatan.

Kelas ini sebagai lomba pendahuluan, sebelum acara pembukaan yang dilakukan oleh Bupati Muaraenim.

Lomba tingkat nasional ini diikuti 16 peserta mewakili berbagai provinsi. Enim Jeram, operator arung jeram sebagai tuan rumah menurunkan satu tim.

Kejurnas rangkaian kegiatan FAJI, berlangsung tiga hari. Hari ini, dilombakan kelas sprint dan head to head. keduanya ditentukan catatan waktu tempuh.

Penulis : Sutrisman
Editor : Sudarwan

Mahasiswa di Aceh Bentrok, 46 Motor Dibakar

Mahasiswa di Aceh Bentrok, 46 Motor Dibakar
BANDA ACEH - Kerusuhan mahasiwa Aceh Selatan dan Aceh Tengah di Kompleks Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang menyebabkan 46 unit sepeda motor mahasiswa Aceh Tengah dibakar oleh mahasiswa Aceh Selatan, Rabu (27/6/2012) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.


Penyebabnya ternyata dipicu persoalan pertandingan sepak bola pada Pekan Olahraga Pelajar (Popda) antara kedua kabupaten itu, Senin (25/6/2012) sore.

Informasi dihimpun Serambinews.com di lokasi kejadian, awalnya mahasiswa Aceh Tengah datang ke Anjungan Aceh Selatan, mereka saling ejek dan lempar batu.

Kemudian sekelompok mahasiswa Aceh Selatan datang ke anjungan Aceh Tengah, tak dapat apa-apa di lokasi itu, mereka berjalan ke belakang panggung utama PKA.

"Karena ada informasi itu sepeda motor mahasiswa Aceh Tengah, maka mereka membakarnya. Tapi persoalan ini sedang kita cari jalan keluar antara kita masyarakat Aceh Selatan dan Aceh Tengah agar persoalan ini tak melebar. Kami mengimbau adik-adik mahasiswa dari kedua kabupaten itu, jangan terpancing. Kita sedang mencari jalan keluar," kata Penasihat Masyarakat Aceh Selatan, HT Anwar.

Sedangkan tokoh masyarakat Aceh Tengah yang hadir dalam pertemuan itu, antara lain Pengurus Keluarga Negeri Antara (KNA) Sofyan dan Ichwanul Fitri.

"Kami menyikapi persoalan ini dengan berkoordinasi dengan Pemkab masing-masing. Mengenai kerugian sepeda motor mahasiswa Aceh Tengah, nanti kita minta Pemkab Aceh Selatan untuk ganti rugi," ujarnya.

Editor : Sudarwan
Sumber : Serambi Indonesia

5 Pemain Yang Harus Diperhatikan Saat Laga Inggris vs Italia

Babak perempat final terakhir akan menyajikan pertandigan sengit antara Inggris vs Italia. Partai klasik ini dipastikan akan berjalan dengan sangat menarik menarik.

Bahkan tidak jarang akan terjadi suguhan atraktif dari pemain-pemain yang berlaga di atas lapangan hijau untuk memmainkan sepak bola yang indah.

Berikut nama-nama pemain yang harus diperhatikan dalam laga tersebut.

1.Alex Oxlade-Chamberlain
Lini belakang tim Italia cukup tenang dalam bertahan. Namun, dengan hanya mengandalkan tiga bek tengah saja, mereka cukup mudah tertembus serangan lawan. Saat para wing-back Italia maju untuk membantu serangan, disitulah celah bagi tim lawan untuk melakukan skema counter-attack. Bagi Inggris, jika momen itu nantinya terjadi, harus ada seseorang yang memiliki kemampuan untuk melakukan skema tersebut dengan baik.

Alex Oxlade-Chamberlain adalah pemain yang tepat untuk skema serangan balik tersebut. Kecepatan larinya akan membuat Christian Maggio kewalahan. Dengan kemampuannya, di ajuga akan mampu menarik para bek untuk meninggalkan posisinya, sehingga tercipta ruang bagi rekan-rekannya untuk bisa mencetak gol. Anak muda ini bisa menjadi mimpi buruk bagi tim Italia.

2.Andrea Pirlo
Pemain ini adalah pemain yang tak boleh dibiarkan bebas berkreasi oleh tim Inggris. Kemampuan passingnya top. Kreatifitasnya dalam mengatur permainan sangat oke. Dialah yang mengendalikan laju serangan tim Italia. Pirlo juga mampu menahan bola jika diperlukan, dan memenangkan ball possession sebanyak mungkin bagi Italia. Steven Gerrard cs akan dibaut tak berkutik jika pemain yang satu ini dibiarkan menguasai lini tengah.

3.Wayne Rooney
Pertandingan pertamanya bersama skuad Inggris melawan Ukraina dilaluinya dengan cukup bagus. Dia bahkan mampu mencetak gol kemenangan Inggris malam itu. Namun, sepertinya penampilannya belum kembali 100% seperti sedia kala. Kecepatan larinya kurang terlihat dan dia sempat menyia-nyiakan sebuah peluang emas di awal-awal pertandingan.

Melawan Italia, Rooney harus mampu tampil lebih garang dari sebelumnya. Jika dia mampu tampil moncer, moral rekan-rekannya akan semakin terangkat, dn itu merupakan hal yang positif.

4.Antonio Cassano
Walaupun tak banyak mendapat sorotan media, Cassano adalah sosok penting di lini depan Italia. Serangan Italia banyak bertumpu kepadanya. Daya kreatifitasnya dalam mengoyak pertahanan lawan sangat diandalkan sang pelatih Cesare Prandelli.

Sejauh ini Cassano mampu tampul cukup apik, walupun belum mencetak sebiji gol pun. Namun, cepat atau lambat pasti Cassano akan melakukannya. John Terry dan Joleon Lescott harus ekstra waspada mengawasi pergerakan pemain ini. Cassano bisa menjadi penentu hasil akhir pertandingan tersebut.

5.Scott Parker
Dalam sebuah pertandingan, irama permainan dan kestabilan tim kerap dihasilkan dari lini tengah. Di sisi inilah letak kelemahan tim Inggris berada. Walaupun sejauh ini mereka mampu meraih hasil-hasil yang positif, namun kelemahan tersebut harus segera dibenahi, terutama saat melawan Italia nanti. Jika Inggris alpa melakukannya, maka lini tengah Italia akan mendominasi permainan.

Scott Parker dipuji karena work rate-nya yang tinggi dan karena kegigihannya dalam mengejar bola. Tapi, dalam partai melawan Italia, dia juga harus menunjukkan kemampuannya dalam menahan dan melindungi bola. Tim Inggris seringkali menyia-nyiakan bola yang mereka dapat dengan melakukan bola-bola lob ke arah pertahanan lawan. Tindakan spekulatif ini jelas akan merugikan Inggris saat melawan Italia nanti. Performa Parker dalam menahan setiap bola yang mereka miliki nanti akan menjadi kunci bagi Inggris untuk dapat mengalahkan Italia. | Bola.Net

Jacksen F Tiago ucapkan selamat ke Sriwijaya FC

Setelah berhasil merebut gelar champion pada Indonesia Super Liga (ISL) 2011/2012, Sriwijaya FC kebanjiran ucapan selamat. Salah satunya datang dari pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago.

Melalui sambungan telepon, pelatih gaek yang telah berhasil membawa Persipura Jayapura menggaet tiga bintang dalam champion ISL ini memberikan apresiasi kepada Sriwijaya FC yang berhasil merebut gelar champion ISL 2011/2012.

"Saya mewakili Tim Persipura mengucapkan selamat kepada tim Sriwijaya FC yang telah berusaha keras untuk menjadi juara ISL musim ini (2011/2012.red). Sriwijaya mempunyai pemain-pemain berkualitas dan mereka pantas untuk mewujudkan impian mereka keluar sebagai champion," ujar Jacksen, Jumat (22/6/2012).

Pada ISL 2011/2012 tim berjuluk mutiara hitam Persipura Jayapura gagal untuk mempertahankan gelar dan harus merelakan predikat champion itu berpindah tangan kepada Sriwijaya FC yang memastikan diri tampil sebagai juara ISL 2011/2012 setelah berhasil mengalahkan tim Persela Lamongan dengan skor 3-0 pada hari Rabu kemarin.

Walaupun telah gagal mempertahankan gelar juara ISL musim 2011/2012 ini, tim mutiara hitam tetap menatap posisi kedua dibawah Sriwijaya FC, di mana dalam posisi kedua tersebut, Persipura harus bekerja keras menempati posisi tersebut karena ancaman untuk membidik posisi kedua hanya datang dari tim Badai Pegunungan Tengah Persiwa Wamena.

Saat ini Persipura Jayapura berada pada posisi kedua klasemen sementara dengan poin 62 dari 31 kali pertandingan. Di mana Persipura Jayapura unggul 10 poin dari tim Persiwa Wamena yang baru melakukan 29 laga pertandingan ISL 2011/2012. Menurut Jacksen F Tiago, walaupun kecil kemungkinannya namun tim mutiara hitam tetap mewaspadai laga sisa yang akan digelar sebanyak 3 kali pertandingan.

"Saya kira tim lain akan berusaha untuk membidik posisi terhormat yaitu posisi kedua dan kami hanya membutuhkan satu kemenangan dan apabila Persiwa Wamena mengalami kekalahan pada pertandingan berikut otomatis kami sudah pasti memiliki posisi kedua," kata Jacksen.

Dalam sisa tiga pertandingan nanti, tim Persipura Jayapura akan melawan tim Mitra Kukar sebelum tandang ke kandang Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik.

"Bermain di kandang Persiba adalah hal yang sangat sulit namun kami akan berusaha untuk memenangkan pertandingan melawan Mitra Kukar pada laga home nanti," tegas Jacksen.

Soal kelanjutan Jacksen F Tiago dalam menangani Persipura Jayapura musim depan, pelatih gaek yang menjadi icon sepak bola di Papua ini mengatakan semua kembali kepada keputusan manajemen Persipura.

"Saya kembalikan semuanya kepada manajemen Persipura, bagi saya di manapun saya melatih sebuah klub saya berusaha memberikan yang terbaik bagi klub yang saya latih dan berusaha memberikan hasil yang maksimal bagi klub tersebut," katanya. (bolanews.com)

Editor : Soegeng Haryadi

Italia Siapkan Algojo Penalti

KIEV-Italia akan menantang Inggris di laga perempat final Euro 2012 pada Senin (25/6/2012) dini hari WIB. Pelatih Azzurri, Cesare Prandelli, dikabarkan telah memilih lima pemain yang akan menjadi eksekutor jika pertandingan harus diselesaikan lewat adu penalti.

Azzurri dan Three Lions tercatat memiliki rekor yang kurang baik dalam adu penalti. Oleh karena itu, pelatih kedua tim langsung menyiapkan diri menghadapi kemungkinan laga berakhir buntu hingga 120 menit dengan melatih tendangan penalti secara khusus.

Menurut La Gazzetta dello Sport, Prandelli telah memilih penendang penalti utama Italia. Kelima eksekutor tersebut adalah Andrea Pirlo, Mario Balotelli, Daniele De Rossi, Thiago Motta, dan Antonio Di Natale.
Selain masalah adu penalti, Prandelli juga dipusingkan dengan ancaman akumulasi kartu kuning delapan pemain Azzurri.

Gianluigi Buffon, Leonardo Bonucci, Christian Maggio, Federico Balzaretti, Thiago Motta, De Rossi, Ricardo Montolivo, dan Mario Balotelli, akan absen melawan Jerman, jika berhasil masuk semifinal, apabila kembali mendapat kartu kuning ketika bertemu Inggris.

Editor : Hendra Kusuma
Sumber : Tribunnews

Bungkam Prancis, Spanyol Tantang Portugal

DONETSK - Spanyol tinggal dua langkah lagi untuk mempertahankan gelar juara Piala Eropa, sekaligus memenuhi ambisi mengawinkan trofi Piala Eropa 2012 dengan Piala Dunia 2010.

"La Furia Roja" meraih tiket semifinal setelah sukses membungkam Perancis 2-0 laga perempat final di Stadion Donbass Arena, Sabtu atau Minggu (24/6/2012) dinihari WIB.

Di paruh pertama, Spanyol sudah unggul lewat tandukan Xabi Alonso.

Hasilnya, Perancis tersengat dengan gol Spanyol. Tim "Ayam Jantan" kontan tampil agresif pada awal babak kedua. Sebuah tandukan Mathieu Debuchy masih melambung di atas jala Iker Casillas setelah memanfaatkan umpan Franck Ribery mengancam gawang Spanyol.

Pada paruh babak kedua, Vicente Del Bosque memasukkan penyerang Fernando Torres dan Pedro Rodriguez, untuk menggantikan Cesc Fabregas dan David Silva. Sementara di kubu Perancis, Laurent Blanc memainkan Samir Nasri dan Jeremy Menez. Kedua pemain tersebut menggantikan Florent Malouda dan Debuchy.

Perubahan ala Del Bosque nyaris membuahkan hasil pada menit ke-70. Dari sisi kanan pertahanan Perancis, Pedro melakukan tusukan dan melepas umpan kepada Torres. Sayang, bola berhasil diserobot Laurent Koscielny sebelum jatuh ke kaki "El Nino", julukan Torres.

Pada menit ke-79, Torres membahayakan gawang Hugo Lloris, namun striker Chelsea itu sudah terpedaya jebakan offside.

Tersisa sebelas menit, Spanyol masih menguasai pertandingan. Bahkan, "La Seleccion" mendapatkan hadiah penalti setelah Pedro dijegal Anthony Reveillere pada masa injury time. Alonso sukses menjadi algojo dan mengecoh Lloris dengan lesakan bola ke kiri gawang. Gol itu memateraikan kemenangan skuad Matador" atas tim "Ayam Jantan" 2-0.

Dua gol kreasi Alonso dalam pertandingan internasional keseratusnya mengantarkan Spanyol ke semifinal Euro 2012. Iker Casillas dan kawan-kawan sudah ditunggu Portugal dalam perebutan tiket final di stadion yang sama dengan semifinal Sabtu malam ini, yakni

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Kompas.com

Lawan Persija di GBK SFC Dibayangi Rekor Buruk Masa Lalu

PALEMBANG-Rekor suram di masa empat tahun silam, membayangi lawatan sang Juara ISL 2011/2012, Sriwijaya FC ke kandang Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (24/6/2012) nanti.

Sebab, dari 15 kali pertemuan pada rentang 2005-2011, SFC baru lima kali menang, empat kali seri, dan enam kali kalah. Artinya, secara head to head Persija masih unggul satu pertandingan.

Pertandingan di GBK nanti, merupakan pertemuan ke-16 dan saatnya bagi pelatih Kas Hartadi, bersama Ponaryo Astaman dkk untuk memperbaiki rekor di masa silam.

Wajar saja SFC masih kalah secara head to head, ketika di take over dari Persijatim (Persija Jakarta Timur) Solo FC awal 2005 lalu, SFC hanya klub semenjana yang dihuni pemain-pemain dengan kualitas seadanya.

Dibandingkan dengan Persija yang ketika itu bertabur bintang, maka SFC selalu kesulitan setiap kali bertanding lawan tim berjuluk Macan Kemayoran, terutama antara rentang waktu dari 2005-2007. Selama tiga musim itu, SFC bahkan kalah di kandang sendiri, dengan tiga kali mengalami kekalahan dan hanya sekali meraih kemenangan, ketika dilatih Eric William. SFC mulai menunjukkan taji ketika ditangani pelatih Suimin Diharja.

Laskar Wong Kito menjadi superior, ketika kedatangan pelatih Rahmad Darmawan yang melakukan perombakan besar-besaran bersama tim manajemen kala itu. Namun, tetap saja, SFC tidak mampu mencuri poin di kandang Persija, namun setidaknya, tim asal Sumsel ini mampu mengamankan poin di kandang sendiri.

Di masa kepelatihan Ivan Kolev musim 2010/2011 lalu, SFC sebenarnya mampu mencuri satu poin di kandang mereka, namun sebaliknya, Persija juga mampu mencuri poin di Jakabaring. Kini, saatnya dalam moment SFC yang sudah mengunci juara dan bagi Kas Hartadi, menjadi pembuktiannya untuk memperbaiki rekor dengan meraih poin di kandang Persija pada laga Minggu (24/6/2012) nanti.

Mampukah?"Kami bermain tetap normal seperti biasa, sekalipun juara, pemain tidak ingin kehilangan moment dengan kalah dalam sisa pertandingan terakhir. Untuk itulah, mohon dukungan, doa dan restu dari fans, suporter dan masyarakat Sumsel," urai Kas Hartadi kepada Sripoku.com, Jumat (22/6/2012).

Inilah Rekor Pertemuan SFC vs Persija:
(1) 18/04/05 DIU Persija 1-0 Sriwijaya FC (kalah)
(2) 23/08/05 DIU Sriwijaya FC 1-0 Persija (menang)
(3) 13/01/06 DIU Persija 2-1 Sriwijaya FC (kalah)
(4) 15/04/06 DIU Sriwijaya FC 0-1 Persija (kalah)
(5) 21/02/07 DIU Sriwijaya FC 2-1 Persija (menang)
(6) 15/12/07 DIU Persija 4-2 Sriwijaya FC (kalah)
(7) 06/02/08 DIU Sriwijaya FC 1-0 Persija (menang)
(8) 10/08/08 ISL Sriwijaya FC 1-2 Persija (kalah)
(9) 10/05/09 ISL Persija 3-4 Sriwijaya FC (menang)
(10) 12/01/10 ISL Sriwijaya FC 1-1 Persija (seri)
(11) 19/02/10 ISL Persija 1-0 Sriwijaya FC (kalah)
(12) 07/05/10 PII Sriwijaya FC 0-0 Persija (seri)
(13) 03/11/10 ISL Persija 0-0 Sriwijaya FC (seri)
(14) 29/05/11 ISL Sriwijaya FC 3-3 Persija (seri)
(15) 18/12/11 ISL Sriwijaya FC 2-1 Persija (menang)
(16) 24/06/11 ISL Persija vs Sriwijaya FC (?)

Catatan:Dari 15 kali pertemuan, SFC lima kali menang, empat kali seri, dan kalah enam kali kalah)

Penulis : Hendra Kusuma
Editor : Hendra Kusuma

Spanyol Singkirkan Kroasia

Spanyol berhasil memastikan satu tempat di babak perempatfinal setelah menundukkan Kroasia 1-0 di laga terakhir Grup C. Gol tunggal La Roja dicetak Jesus Navas di menit-menit akhir laga.

Bertanding di PGE Arena, Selasa (19/6/2012) dinihari WIB, Spanyol memang lebih menguasai jalannya pertandingan.

ESPN Soccernet mencatat sang juara bertahan memiliki penguasaan bola sebesar 72 persen juga mendapatkan kesempatan 15 kali menembak dengan delapan kali mengarah sasaran. Sedangkan Kroasia hanya tujuh kali menembak dan tiga di antaranya on target.

Hasil ini mengantar Spanyol lolos sebagai juara grup dengan nilai tujuh poin dari tiga kali pertandingan. Di sisi lain, Kroasia tersingkir dengan perolehan empat poin, terpaut satu angka dari Italia yang jadi runner-up usai menang dari Republik Irlandia.

Di pertandingan selanjutnya, Spanyol akan menghadapi runner-up Grup D pada 23 Juni mendatang.

Jalannya Pertandingan
Baru tujuh menit berjalan, pertandingan sempat terhenti sebentar lantaran adanya nyala api yang diduga berasal dari tribun pendukung Kroasia.

Kerjasama apik antara Andres Iniesta dengan David Silva pada empat menit kemudian. Iniesta mencoba melakukan tendangan tapi belum menguji kiper Stipe Pletikosa.

Serangan Spanyol kembali menemui kegagalan. Di menit 23, tendangan Fernando Torres masih mampu diselamatkan Pletikosa. Demikian dengan upaya dari Sergio Ramos.

Krosia menghasilkan tembakan pertama pada dua menit kemudian. Sepakan Danijel Pranjic mengarah tepat ke Iker Casillas.

Ramos melanggar dan melukai Mario Mandzukic saat mencoba mengamankan bola di dalam kotak penalti. Tidak ada penalti untuk Kroasia.

Kroasia mendapat peluang emas setelah restart. Di menit 58, Casillas jatuh bangun menyelamatkan sundulan Ivan Rakitic yang didahului dengan umpan bagus dari Luka Modric.

Spanyol memperoleh sepak pojok sembilan menit berselang. Ramos melakukan sundulan namun bola melambung di atas mistar.

Satu peluang dibuang oleh pemain pengganti, Cesc Fabregas. Menerima umpan Iniesta, Fabregas terlalu lama menggocek bola sehingga tendangannya bisa diblok oleh pemain lawan.

Serangan balik Kroasia di menit 79. Tembakan keras Ivan Perisic, pemain yang baru masuk, bisa dihalau oleh Casillas. Skor masih 0-0.

Iniesta! Empat menit berselang, Fabregas menemui Iniesta yang diteruskan dengan tembakan mendatar. Bola masih mudah diamankan Plestikosa di tiang dekat.

Gol! Spanyol akhirnya memecah kebuntuan di menit 88 melalui Jesus Navas. Fabregas mengirim operan kepada Iniesta yang diteruskan kepada Navas untuk disepaknya kencang-kencang ke gawang Kroasia.

Susunan Pemain:
Kroasia: 1-Stipe Pletikosa; 21-Domagoj Vida (9-Nikica Jelavic 65'), 5-Vedran Corluka, 13-Gordon Schildenfeld, 2-Ivan Strinic; 7-Ivan Rakitic, 8-Ognjen Vukojevic (22-Eduardo 81'); 11-Darijo Srna, 10-Luka Modric, 6-Danijel Pranjic (20-Ivan Perisic 65'); 17-Mario Mandzukic

Spanyol 1-Iker Casillas; 17-Alvaro Arbeloa, 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Pique, 18-Jordi Alba; avi, 16-Sergio Busquets, 14-Xabi Alonso; 21-David Silva (10-Cesc Fabregas 73'), 9-Fernando Torres (22-Jesus Navas 60'), 6-Andres Iniesta. | Okdwitya Karina Sari - detikSport