Berita Terkini :
Showing posts with label Papua. Show all posts
Showing posts with label Papua. Show all posts

Jacksen F Tiago ucapkan selamat ke Sriwijaya FC

Setelah berhasil merebut gelar champion pada Indonesia Super Liga (ISL) 2011/2012, Sriwijaya FC kebanjiran ucapan selamat. Salah satunya datang dari pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago.

Melalui sambungan telepon, pelatih gaek yang telah berhasil membawa Persipura Jayapura menggaet tiga bintang dalam champion ISL ini memberikan apresiasi kepada Sriwijaya FC yang berhasil merebut gelar champion ISL 2011/2012.

"Saya mewakili Tim Persipura mengucapkan selamat kepada tim Sriwijaya FC yang telah berusaha keras untuk menjadi juara ISL musim ini (2011/2012.red). Sriwijaya mempunyai pemain-pemain berkualitas dan mereka pantas untuk mewujudkan impian mereka keluar sebagai champion," ujar Jacksen, Jumat (22/6/2012).

Pada ISL 2011/2012 tim berjuluk mutiara hitam Persipura Jayapura gagal untuk mempertahankan gelar dan harus merelakan predikat champion itu berpindah tangan kepada Sriwijaya FC yang memastikan diri tampil sebagai juara ISL 2011/2012 setelah berhasil mengalahkan tim Persela Lamongan dengan skor 3-0 pada hari Rabu kemarin.

Walaupun telah gagal mempertahankan gelar juara ISL musim 2011/2012 ini, tim mutiara hitam tetap menatap posisi kedua dibawah Sriwijaya FC, di mana dalam posisi kedua tersebut, Persipura harus bekerja keras menempati posisi tersebut karena ancaman untuk membidik posisi kedua hanya datang dari tim Badai Pegunungan Tengah Persiwa Wamena.

Saat ini Persipura Jayapura berada pada posisi kedua klasemen sementara dengan poin 62 dari 31 kali pertandingan. Di mana Persipura Jayapura unggul 10 poin dari tim Persiwa Wamena yang baru melakukan 29 laga pertandingan ISL 2011/2012. Menurut Jacksen F Tiago, walaupun kecil kemungkinannya namun tim mutiara hitam tetap mewaspadai laga sisa yang akan digelar sebanyak 3 kali pertandingan.

"Saya kira tim lain akan berusaha untuk membidik posisi terhormat yaitu posisi kedua dan kami hanya membutuhkan satu kemenangan dan apabila Persiwa Wamena mengalami kekalahan pada pertandingan berikut otomatis kami sudah pasti memiliki posisi kedua," kata Jacksen.

Dalam sisa tiga pertandingan nanti, tim Persipura Jayapura akan melawan tim Mitra Kukar sebelum tandang ke kandang Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik.

"Bermain di kandang Persiba adalah hal yang sangat sulit namun kami akan berusaha untuk memenangkan pertandingan melawan Mitra Kukar pada laga home nanti," tegas Jacksen.

Soal kelanjutan Jacksen F Tiago dalam menangani Persipura Jayapura musim depan, pelatih gaek yang menjadi icon sepak bola di Papua ini mengatakan semua kembali kepada keputusan manajemen Persipura.

"Saya kembalikan semuanya kepada manajemen Persipura, bagi saya di manapun saya melatih sebuah klub saya berusaha memberikan yang terbaik bagi klub yang saya latih dan berusaha memberikan hasil yang maksimal bagi klub tersebut," katanya. (bolanews.com)

Editor : Soegeng Haryadi

111 Negara dukung kemerdekaan Papua

Situasi di Papua kembali mendapat sorotan internasional setelah Wakil Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mako Tabuni tewas ditembak, Kamis pekan lalu. Polisi mengklaim dia melawan saat akan ditangkap bersama pegiat KNPB lainnya. Polisi menggrebek markas KNPB yang dituding terlibat penembakan terhadap warga asing dan aparat keamanan.

Kondisi Papua tak pernah aman ini menjadi bahasan dalam sidang Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota Jenewa, Swiss, bulan lalu.

Semua perkembangan itu makin menguatkan tekad para tokoh prokemerdekaan buat membebaskan Papua dari Indonesia. Menteri Luar Negeri Republik Federal Papua Barat Jacob Rumbiak sesumbar mereka bisa merdeka dan berdaulat paling lambat dua tahun lagi. Bahkan, ia mengklaim sudah mendapat dukungan dari 111 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Kanada, dan Jepang.

Republik Federal Papua Barat merupakan pemerintahan sementara gerakan separatis Papua yang dibentuk berdasarkan kongres ketiga di Jayapura, pertengahan Oktober tahun lalu. Republik Federal ini menggantikan Otoritas Nasional Papua Barat dideklarasikan delapan tahun lalu.

Rumbiak berharap Jakarta mau memberikan pengakuan kemerdekaan terhadap Republik Federal Papua Barat. "Jadi tidak perlu menggelar referendum seperti waktu di Timor-Timur. Itu menghabiskan uang saja," kata Rumbiak.

Berikut penjelasan Rumbiak mengenai persiapan kemerdekaan Papua saat dihubungi Faisal Assegaf dari merdeka.com melalui telepon selulernya, Rabu (20/6):

Bagaimana komentar Anda soal penembakan di Papua?

Jangan alihkan isu Papua dengan penembakan misterius. Kalau Jakarta serius ingin berdialog, bebaskan seluruh tahanan politik dan tarik semua personel keamanan dari Papua.

Anda ingin dialog atau merdeka?

Jakarta sudah tahu keinginan kami buat merdeka. Jadi tidak perlu menggelar referendum seperti waktu di Timor-Timur. Itu menghabiskan uang saja. Lebih baik, Jakarta memberikan pengakuan saja, jadi kami bisa cepat mengurus negara kami sendiri.

Memangnya Papua sudah siap menjadi negara sendiri?

Kami punya kekayaan alam. Kalau Jakarta dan kami bisa bersahabat dan pisah baik-baik, kami nanti bisa bantu Indonesia.

Sudah bentuk pemerintahan?

Dalam Kongres ketiga di Lapangan Sakeus, Jayapura, 19 Oktober 2011, kita sudah mendeklarasikan Republik Federal Papua. Kongres selama tiga hari sejak 17 Oktober itu sudah membentuk Dewan Nasional Papua Barat yang sudah meilih Presiden Republik Federal Papua Barat Forkorus Yaboisenbut dan Perdana Menteri Edison Warumi. Deklarasi itu didukung tujuh wilayah adat di Papua.

Siapa saja sudah mendukung Papua buat merdeka?

Dari dokumen pemerintah Indonesia, ada 14 negara mendukung penuntasan kejahatan kemanusiaan di Papua. Dokumen di luar negeri yang kami ketahui, ada 97 negara mendesak pengiriman misi PBB di Papua. Sokongan itu juga termasuk dari Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Kanada, Jerman, dan Jepang. Negara-negara Amerika Latin, seperti Cile dan Meksiko, juga sudah menyatakan dukungan. Total ada 111 negara. Negara-negara ini pula yang kami harap dalam Sidang Majelis Umum PBB September mendatang, mendorong pengakuan Republik Federal Papua Barat sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat.

Memangnya, pihak Anda sudah mengirim surat permohonan?

Surat itu sudah kami kirim tahun lalu.

Apalagi persiapan untuk merdeka?

Akhir tahun ini, kami akan membuka mission desk di PBB buat memperjuangkan pengakuan kemerdekaan Papua.

Minta pengakuan kemerdekaan dari Jakarta tidak mungkin, jadi kapan kira-kira diakui oleh PBB sebagai negara?

Paling lambat dua tahun lagi. Tapi sebenarnya bisa lebih cepat dari itu kalau Jakarta mau memberi pengakuan segera.

Jadi Anda bakal memanfaatkan momentum pemilu di Indonesia?

Kami berharap kandidat atau presiden baru Indonesia pada 2014 siap bekerja sama dengan negara baru bernama Republik Federal Papua Barat.

Kalau sudah merdeka, Anda bakal menuntut pejabat Indonesia ke mahkamah internasional?

Kami tidak akan menuntut para jenderal karena mereka cuma melaksanakan perintah. Yang akan kami tuntut pembuat keputusan politik, yakni pemerintah dan DPR. Tapi kalau mereka mengaku salah kami akan mengampuni. Kami orang-orang penuh cinta kasih, tidak suka membunuh.

Mulai dari pemerintahan siapa?

Mohamad Yamin.
Biodata
Nama : Jacob Rumbiak
Tempat/Tanggal Lahir : Ayamaru (Sorong), 11 Maret 1955 (di paspor tertulis 1958)
Agama : Protestan (lebih senang disebut pengikut Yesus)
Alamat : Melbourne, Negara Bagian Victoria, Australia
Hobi: Menyanyi dan bermusik
Status : Menikah dengan perempuan keturunan Irlandia dan memiliki tiga putra
Pendidikan
Sarjana Matematika, lulusan dari IKIP Bandung
Pernah kuliah di jurusan Fisika ITB
Jabatan
Menteri Luar Negeri Otoritas Nasional Papua Barat (Agustus 2004 - Oktober 2011)
Menteri Luar Negeri Republik Federal Papua Barat (Oktober 2011 - sekarang). | Faisal Assegaf,Merdeka.com